Showing posts with label me. Show all posts
Showing posts with label me. Show all posts


Samsung Galaxy Note 8 - DokPri


Sorry capslock jebol saking senengnya :)
 
Aku itu orang yang jarang banget ikut giveaway tapi entah kenapa waktu itu (Oktober 2017) Toyota ngadain GA dan aku iseng ikut. Ya, aku iseng ikut karena kebetulan aku suka tentang mobil dan GA nya tentang itu, tentang mobil hybrid lebih tepatnya. Aku aja lupa lho, aku tau ada GA Toyota itu darimana, entah dari ig story Agung Hapsah atau dari YT Toyota sendiri. Karena iseng, aku juga gak berharap banyak dengan hadiahnya, bahkan waktu itu aku gak tau lho berapa harga Samsung Galaxy Note 8. Dulu sih aku rutin baca majalah HP atau baca-baca review di internet (dulu banget waktu aku masih SMP, jadi belum booming YT) tapi hobi baru pun datang, aku lebih suka baca-baca review tentang mobil dan akhirnya kudet deh masalah HP, hehe. 

Daripada stalking 5rban komentar di channel Toyota, aku share aja deh 
 
Lanjutan yg atas ya, hehe

Waktu pun berjalan dan aku lupa tentang GA Toyota yang aku ikuti sampai hari sabtu (18-11-2017) waktu aku pulang kerja ada notifikasi DM dari Toyota kalau aku menang Samsung Galaxy Note 8, udah kaget dapet hadiah masih kaget lagi dengan harganya yang diatas 12 jt. Berasa mimpi tapi Alhamdulillah ini nyata. Oya, itu kan GA nya nyuruh kita berpendapat tetang mobil hybrid di kolom komentar YT Toyota dengan mencantumkan Nama, email dan IG, entah kenapa aku lupa nyantumin ig dan waktu itu ig ku juga private tapi namanya rejeki tim Toyota bisa melacak igku. Mungkin karena nama igku sesuai dengan nama asliku juga sesuai dengan email sehingga tim Toyota tidak kesulitan untuk menghubungiku lewat DM ig. Mungkin hal ini bisa untuk pengalaman temen-temen semua kalau bikin username ig jangan yang alay-alay, hehe. Pertanyaan tentang “aku lupa nyantumin alamat ig di kolom komentar, misal aku menang apa dinyatakan gugur dan tidak adakah cara lain menghubungi pemenang selain melalui DM?” itu pernah aku baca di kolom komentar ig Toyota dan pihak Toyota menjawab “kami ada tim untuk verifikasi ig” so tenang aja bagi kalian yang saat ini sedang ikut GA Toyota dan lupa mencantumkan alamat ig, kalian masih berpeluang kok untuk menang tetapi alangkah baiknya teliti sebelum submit komentar agar nama ig nya gak kelupaan. 

Packing kayu untuk Note 8 - DokPri

Tanggal 12 November adalah hari ulang tahunku, nothing special as always. Tidak ada kado, selain ucapan selamat dari kedua orang tua dan rasa syukur karena masih diberi hidup, sehat dan rejeki. Kalau di cocoklogi, karena aku dapet hadiah GA tgl 19-11-2017 mungkin ini hadiah dari Allah untuk ulang tahunku yang ke …, ah sudahlah. Masih menurut cocoklogi, ketika aku merenung tiba-tiba ingat kejadian sial yang aku alami di penghujung tahun 2013. Samsung galaxy tab 2 ku yang waktu itu harganya masih 3jt sekian dan masih beberapa bulan aku miliki hilang di bis eksekutif Rosalia Indah jurusan Blitar – Jogja beserta uang di dompetku raib karena aku kena hipnotis. Waktu aku balik jogja lebih awal karena hendak merayakan tahun baru di Jogja (statusku masih mahasiswa Jogja waktu itu).  Untungnya (sebenarnya gak untung juga sih) laptop dan kamera yang berada 1 tas dengan tab dan dompet tidak hilang, kalau laptop hilang kacau deh urusan kuliah. Ya, mungkin Samsung Galaxy Note 8 ini sebagai pengganti dari galaxy tab 2 ku yang hilang dulu. Allah itu maha adil dan kita tidak pernah tau darimana rejeki itu datang, bahkan mungkin dari arah yang tidak pernah kita sangka-sangka. Btw, tidur dihipnotis itu pules banget, sampai aku baru bangun di Janti saat kondektur bus teriak “persiapan janti-janti bagi yang mau turun”. Padahal selama aku bolak-balik Blitar-Jogja tidak pernah tidur sepules itu. Tapi amit-amit deh jangan sampai jadi korban hipnotis lagi.

DokPri

Karena baru pertama dapet giveaway, norak deh aku. Aku pikir setelah aku menyerahkan data diri via DM langsung dihubungi oleh pihak Toyota dan setelah semuanya OK hadiah langsung dikirim, ternyata tidak begitu alurnya, hehe. Pertama aku membalas DM dari Toyota untuk verifikasi data diri lalu 2 hari kemuadian DM baru dibaca dan dibalas seperti gambar berikut :

DokPri 



 
DokPri

Aku sempat nanya ke pemenang GA sebelumnya, kebetulan dia domisili Bekasi, hadiahnya dikirim 2 minggu setelah konfirmasi via DM. Karena sudah lebih dari 2 minggu tetapi belum ada tanda-tanda hadiahku dikirim, akhirnya aku memberikan diri untuk bertanya ke Toyota melalui DM. Gak langsung direspon sih tetapi 2 hari kemudian direspon. Okedeh aku bersabar (iyalah dikasih hadiah cuma-cuma kok gak sabar, ya pasti sabar lah, hehe). Setelah itu, tanpa pemberitahuan kalau barang dikirim dari Jakarta, minggu malam (17-12-2017) tiba-tiba JNE telp untuk konfirmasi alamat, karena sedang diluar kota, aku suruh temenku yang menerima. Tanpa berpikir kalau itu hadiah GA, karena dalam minggu itu aku memang harusnya menerima 2 paket dari belanja onlineku, senin waktu masuk kerja aku kaget karena yang kurir JNE kirim tadi malam adalah HP hadiah dari Toyota yang dipacking kayu dan di asuransikan. Tidak lupa, aku sampaikan Terima kasih sebanyak-banyaknya atas giveaway nya :)
 
Tidak ada yang lebih membahagiakan selain kita mendapatkan reward/hadiah/uang dari bidang yang kita sukai.

Jadi apapun hobi kalian, selama itu positif lakukan aja. Memang uang bukan tujuan utama tetapi tidak ada yang salah (bahkan untung) ketika kita bisa hidup dari bidang yang kita sukai.

Sedikit cerita, aku suka otomotif (lebih spesifiknya mobil) sejak SMA. Dulu internet belum seperti sekarang, baik kecepatan internet maupun kemudahan akses dari mana saja. Dulu aku harus ke warnet (yang gak murah sewanya untuk ukuran anak SMA desa dengan uang saku 5rb/hari). Dari situ, selain aku maen facebook alay juga baca sedikit-sedikit tentang mobil. Selain aku juga nonton acara otomotif di Metro TV otoblitz yang hanya tayang 30 menit, banyak iklannya lagi dan malam juga. Aku gak punya teman yang mempunyai hobi sama so pengetahuan eh bukan pengetahuan sih kesenangan akan otomotif aku simpan sendiri, paling kadang ngobrol sama ayah yang mana dia adalah pendengar setiaku. Ketika aku ngobrolin otomotif ke temen-temen, aku udah tau jawabannya “halah mobil gak punya, bisa nyetir juga kagak sok2an mau ngomongin mobil”, well memangnya kita harus jadi presiden untuk memberikan saran ke presiden? Kira-kira seperti itu analoginya.

Duh, ceritanya jadi panjang dan bercabang kemana-mana, ma’afkan. Semoga kalian yang baca bisa ambil positifnya dari apa yang aku tulis ini.

Terima kasih Toyota untuk Giveaway Samsung Galaxy Note 8



 
Dokpri
Sudah 1 tahun ini, aku berjualan furniture online. Platform yang sering aku gunakan untuk berjualan adalah olx, selain instagram dan facebook. Lalu sekarang sudah mulai gelar dagangan di ecommerce Tokopedia. Selama 1 tahun berjalan, Alhamdulillah semua baik-baik saja. Maksudnya meskipun berjualan online, aman dari tindak penipuan padahal aku dulu menerapkan sistem full amount ketika barang sampai di customer dan rata-rata customerku luar kota semua. 

Tetapi tidak selamanya kita bertemu orang baik, contohnya hari ini (18-12-2017), 8 menit setelah aku posting barang di olx ada seseorang perempuan yang WA untuk order barang. Perempuan itu mengaku bernama Anah Rohmah warga Bekasi barat. Sebagai penjual seneng dong, dagangannya mau laku apalagi mau dibeli 5 pcs dan gak pake nawar. 


Awalnya aku sempat terpikirkan untuk melakukan transaksi melalui rekber atau Tokopedia, jadi biar sama-sama gak insecure. Belum sempat keinginan itu aku utarakan, orangnya seolah sudah deal dan hendak transfer. Berhubung ini tanggal 18 dan menurut aku itu tanggal tua secara alam bawah sadar aku mengiyakan untuk transfer antar bank langsung, ya aku pikir perempuan ini sudah terbiasa belanja online kali ya makanya bisa langsung percaya dan aku memang gak ada sedikit pun niatan untuk menipu, setelah transfer pasti langsung aku kerjakan orderannya. 

Kembali ke kata-kata ku tadi, gak setiap waktu kita beruntung bertemu dengan orang baik dan hari ini aku sedang tidak beruntung. Singkat cerita, setelah deal dengan harga barang dan ongkir tiba-tiba orangnya mau transfer memakai rekening ponsel mandiri e-cash. Berhubung aku “kutu buku” offline dan online, artikel tentang modus penipuan mandiri e-cash sudah banyak aku baca jadi bisa dibilang penipunya salah sasaran :D dan karena aku malas berdebat untuk hal yang merugikan, nomor si penipu langsung aku block. 

Temen-temen yang berjualan online secara “direct” tanpa e-commerce hati-hati ya, karena sekarang sudah banyak modus penipuan. Kalian kan melek teknologi, buktinya bisa jualan online, sempet-sempetin dong baca artikel tentang modus-modus penipuan, si penipu terus belajar bagaimana caranya nipu, mereka upgrade “ilmu menipu” kita juga harus upgrade ilmu menangkal niat jahat mereka. Jangan sampai kita kalah pinter daripada para penipu. 

Aku gak tau ya, kalau chatting itu aku lanjutin dan menuruti semua permintaan perempuan itu apakah berujung untung atau buntung, instingku sih mengatakan buntung. Meskipun ini tanggal tua bagi aku, Alhamdulillah gak semudah itu aku percaya terhadap modus yang (mungkin) penipuan. Kita sebagai penjual harus menaruh curiga, ketika ada calon customer yang membeli barang dari kita dalam jumlah banyak tanpa nego-nego dan semua serba di iyakan oleh calon customer, bisa jadi calon customer itu orangnya memang baik atau malah mereka penipu. Begitulah jualan online, enaknya banyak, gak enaknya juga gak sedikit, hehe. Semua pekerjaan ada resiko masing-masing, selama kita bekerja di jalan yang benar percaya aja semua akan baik-baik saja. 



Aku gak yakin kalau foto SIM yang dikirim penipu itu, benar foto si penipu. Bisa jadi itu foto SIM orang asal comot atau SIM palsu, logikanya penipu gak pernah memberi tau identitas aslinya. Semoga jika benar itu SIM asli mbak nya, mbak nya bisa kasih klatifikasi jika dia tidak pernah terlibat tindakan penipuan. 

Semoga pengalaman pribadi yang aku sharing ini, bisa bermanfaat terutama untuk yang bergelut di bidang bisnis online. Jangan lupa kalau sedang membutuhkan furniture berbahan kayu solid, harga kompetitif dan jelas gak nipu hubungi aku melalui komentar dibawah atau di sosial mediaku (loh iklan? :D).



-cerita panjang-



Sosial media? Ya, tentu kita  sudah tidak asing dengan sosial media seperti facebook, twitter, instagram dll. Kita sudah sering menggunakannya, bahkan tidak hanya untuk “killing time” tapi seperti sudah kebutuhan sehingga mengambil porsi waktu produktif kita. 

Ngomong-ngomong soal penggunaan sosial media yang “tidak tepat waktu”, aku ada pengalaman dengan seorang teman bule asal UK.  Perbedaan waktu UK dan Indonesia itu sekitar 7 jam, jadi ketika di Indonesia jam 15.00, di UK baru jam 08.00. Karena perbedaan waktu itu, komunikasi kita “delay”. Sebenarnya gak bisa dibilang delay sih, karena ketika aku di Indonesia sudah pulang kerja dan santai, dia disana sedang bekerja. Awal kenal aku bertanya “kenapa kamu balasnya lama? Ya, aku tau perbedaan waktu, apa tidak bisa membalas chat ketika kamu bekerja? Maksudku ketika kamu makan siang”. Dan dia menjawab “ma’af tidak bisa karena ketika bekerja, aku fokus kerja. Aku akan menggunakan sosmed ketika aku sudah benar-benar santai”. Waah, beda sekali ya dengan orang kita. Kita terbiasa menggunakan sosmed kapan saja, bahkan saat bekerja atau bahkan ketika ngobrol empat mata dengan teman kita bisa lho sambil lihat postingan di instagram. 

Mungkin fakta ini lah yang menyebabkan jejaring sosial selalu tumbuh pesat di Indonesia.Dulu (atau mungkin sampai sekarang masih ya??) bisa dibilang aku orang yang terlalu atraktif di sosial media. Ada kejadian apa aja selalu update status tanpa ada filter, bahkan terkesan pencitraan untuk menarik simpati. Duh, malu kalau mengingat masa lalu alay. Hampir tiap hari selalu update foto di ig, untungnya sih bukan spam foto selfie karena secara fisik aku sadar betul tak menarik, selain gak bisa pose depan kamera juga. Makin dewasa, makin paham kalau aku menggunakan sosial “terlalu” dan itu gak baik. Aku sedikit demi sedikit sudah bisa mengurangi kecanduan yang terlalu dengan sosial media, bisa dilihat di instagram dalam 1 bulan cuma ada beberapa foto yang aku posting dan itupun menurut aku sudah foto sortiran yang di upload bukan untuk tujuan riya’ tetapi lebih ke informatif dan fun, that’s why I use hash tag #instagramforfun.

Kadang aku merasa miris, melihat timeline instagram yang isinya hanya pamer dan terlihat tidak real, hidup serba hedon, lalu aku mikir apa ini ya yang namanya “di sosial media kamu bisa jadi siapa aja”?. Ada yang lucu di instagram, orang banyak-banyakan followers dan sedikit-sedikitan following, what the hell? Semakin banyak followers seperti suatu kebanggaan sendiri. Oya, lupa kalau banyak followers kan bisa di endorse dan jadi selebgram (?).

Path, dulu ketika mulai bosan dengan instagram dkk aku fokus ke path karena path eksklusif. Gak usah aku ceritakan panjang lebar tentang ke-eksklusifan path apa karena kalian juga udah paham. Tapi seiring berjalannya waktu, path gak seasyik dulu, gak eksklusif lebih tepatnya. Dan aku mulai (atau sudah?) meninggalkannya.

Facebook, sosial media terlama yang aku miliki selain twitter. Sempat vacuum beberapa lama dan akhirnya aku login kembali. Alasannya? Teman-temanku banyak di fb. Tetapi aku tidak memakai facebook seperti dulu, yang setiap saat selalu lihat timeline karena timeline facebook gak seasyik dulu, isinya share-share berita yang gak jelas sumbernya dan perdebatan rasis sana-sini. Bisa dibilang facebook paling rentan isu hoax.

Twitter, salah satu sosial media yang masih asyik. Gak begitu dikuasai hoax dan pamer. Isi tweet masih banyak yang berbobot yang bisa menambah wawasan dan banyak company yang mempunyai akun twitter, sehingga memudahkan customer apabila ada pertanyaan dan keluhan. Twitter juga orangnya “well educated” kalau menurut aku, ya iyalah twitter kan isinya tulisan 144 karakter, bisa sih twittpict tapi orang “low educated” pasti tidak suka itu, kurang menarik kata mereka.

Oya, kenapa aku tiba-tiba pengen nulis sebanyak ini? Karena aku melihat postingan di group fb yang aku ikuti, ada orang posting sesuatu yang baik tetapi malah di bully dan ada orang yang posting sesuatu yang gak penting malah dipuja, dunia terbalik ya?! Di posisi seperti itu aku gak bisa ikutan komentar karena percuma, tim bully yang fungsi otak kurang dimaksimalkan jumlahnya lebih banyak. Yuk ahh, menggunakan sosial media dengan bijak dan jangan mudah judge orang lain dengan kata-kata kasar.

Segala sesuatu pasti mempunyai dua sisi yaitu sisi positif dan negative, pun demikian dengan sosial media. Sosial media apabila dipergunakan dengan baik tentu mempunyai manfaat, seperti sosial media untuk berjualan dan aku sudah menghasilkan rupiah dari berjualan online di sosial media. Mungkin aku akan cerita dipostingan selanjutnya tentang jualan online ku, lumayan kan sekalian promosi :D

Karena ini sudah page 3, aku akhiri aja deh tulisan uneg-uneg ku ini, semoga apa yang aku tulis panjang lebar ini ada manfaatnya, as you know aku tidak anti sosial media, aku juga pengguna sosial media, pernah alay juga tapi karena proses waktu akhirnya aku “lumayan” bisa menggunakan sosial dengan lebih bijak.